Peta Penyaluran Wakaf Quran

AWAL BERDIRI TSA

 


Berawal dari obrolan santai selepas shalat subuh berjamaah, delapan orang pejuang shalat subuh mempunyai hobi yang sama yaitu touring. Dalam suatu percakapan, muncullah gagasan dari para pejuang shalat subuh tersebut untuk membuat satu resolusi yang mantap dan tak lain hanya karena mengharapkan pahala dari Allah. Satu pergerakan yang insyaAllah dapat menyatukan antara hobi dan ibadah, yaitu touring dengan menyalurkan Al-Qur'an layak pakai ke madrasah, pondok pesantren, masjid, rumah ngaji dan musholla di pelosok daerah perkampungan yang tidak mampu membeli dan atau menyediakan Al-Qur’an yang layak. Dan tidak atau belum tersentuh oleh donatur maupun badan wakaf lainnya dikarenakan lokasi tersebut sulit dilalui oleh mobil.

Maka pada hari ahad, 19 rabiul akhir 1439 H atau tanggal 7 Januari 2018 lahirlah sebuah komunitas yang dinamakan Touring Sebar Al-Qur’an atau disingkat TSA.


Sesuai dengan kependekkan dari Touring Sebar Al-Qur’an yaitu TSA, maka kami mengambil dari salah satu huruf hijaiyah “tsa” yang mempunyai tanda tiga buah titik diatas nya. Dengan tiga buah titik tersebut kami sepakat untuk memaknainya menjadi tiga buah pergerakan yaitu:


"T" yang pertama adalah pergerakan di bidang "Touring", yaitu sebuah kegiatan berkendaraan atau berhijrah keluar kota baik dilakukan sendiri maupun berkelompok dengan tujuan ke suatu tempat diluar kota dengan dinikmati secara kekeluargaan, kebersamaan dan menikmati keindahan alam sebagai sarana pembelajaran untuk lebih mengenal Allah yang telah menciptakan langit dan bumi beserta isinya, serta merenungkan juga bersyukur tentang apa yang terjadi di alam sekitar sebagai bentuk dari tadabbur alam.


"T" yang kedua adalah pergerakan di bidang "Tilawah"berarti membaca, merenungkan, menelaah, dan memahami semua firman Allah yang turun pertama kali pada malam bulan ramadhan – QS. Al Baqarah : 185.


"T" yang ketiga adalah pergerakan di bidang "Tijaroh", dalam kehidupan sehari-hari biasa disebut perdagangan atau perniagaan, dan menurut kajian hukum Islam, tijaroh adalah suatu kegiatan mempertukarkan suatu barang berharga dengan alat tukar melalui cara-cara yang telah dan dicontohkan dalam Al-Qur’an dan Rasul.


Visi kami menyatukan antara hobi, dakwah, hubungan sosial, dan meningkatkan perekonomian umat muslim.

Misi kami berperan aktif dan istiqomah dalam membaca, memahami, menghapal, mengamalkan, mendakwahkan, membumikan dan menyebarkan Al-Qur’an dengan motto: Cara Cerdas Meraih Pahala Tanpa Batas.

Adapun media sosial yang kami jalani sebagai salah satu langkah dalam menjalankan misi kami yaitu:

FACEBOOK - TSABANDUNG



INSTAGRAM - TSABANDUNG


Dan blog ini sebagai pengganti (aplikasi android: TSA Mobile) sarana medsos kami yang sebelumnya dikarenakan masalah teknis.



Berdasarkan data dari Bendahara TSA, dari tahun 2018 sampai tahun 2023 (saat ini tahun 2024), TSA telah menyebarkan lebih dari 10.000 mushaf (dalam nominal sebesar lebih dari 785 juta rupiah) ke setiap pelosok daerah di Provinsi Jawa Barat.

No comments:

Post a Comment